Providing a Launchpad for
discovery, creation and success.
LATEST INDUSTRY NEWS District Ventures Kitchen is your source for the latest news on what's happening in the food industry. From food and consumer trends to industry developments, we're on the case!

Nggak Kalah Dari Super johan Marvel, Ini Film Gundala 2019 Indonesia!

February 2, 2015

Ternyata tidak cuma Marvel saja yang punya tokoh super hero. Tahun ini akan tayang film Gundala yakni film super hero Indonesia yang digarap oleh sutradara ternama, Joko Anwar. Kamu yang lahir sebagai generasi milenial mungkin tidak mengenal Gundala sebaik mengenal Captain America. Pada dasarnya, Cerita Gundala Putra Petir merupakan kecek super hero yang diciptakan oleh Harya Suryaminata, mendiang komikus terpopuler Indonesia. Komik ini diluncurkan pertama kesempatan pada tahun 1969-1982 sebanyak 23 judul. Namun sejak tahun 2005, penerbit Bumilangit kembali menerbitkan komik Gundala. Dan dari sinilah awal mula bermunculannya komik Gundala hasil ciptaan para fans di mana komik fan made terakhir dirilis pada tahun 2009. Sejarah film Gundala Sebenarnya sebelum diangkat ke permadani lebar seperti sekarang, Gundala Putra Petir pun telah merambah layar perak di tahun 1981. Dahulu, film Gundala disutradarai oleh Lilik Sudijo yang berkolaborasi secara PT. Cancer Mas Film. indo movie Untuk memerankan tokoh Gundala Putra Petir, Teddy Kuno dipilih sedangkan aktor W. D Mochtar memerankan karakter Ghazul. Walaupun setting lokasinya bukan di Yogyakarta sesuai yang tertulis dalam komik. Film Gundala ini sedang sukses mengangkat jalur kecek berdasarkan pada komik Hasmi. Gaung film yang tahu sukses tahun 80-an redup, kini akan kembali hadir di tahun 2019. Jelas pada 2017 lalu, Joko Anwar mengumumkan jika dirinya akan memproduksi Film Gundala new version bersama Abimana Aryasatya sebagai pemeran Gundala. Proses garapan filmnya sendiri dilakukan sejak September 2018 dan rencananya akan ditayangkan di pertengahan tahun ini. Film super hero tertentu anak negeri ini mungkin digarap oleh sutradara & para pemain baru. Tapi untuk jalan ceritanya otonom, Joko Anwar tetap menggunakan alur cerita yang kolektif seperti ciptaan Harya Suraminata (Hasmi). Fakta memukau tentang film Gundala 2019 Sebelum kamu menonton filmnya pada Agustus 2019 nanti, tidak ada salahnya untuk mengerti beberapa fakta menarik seputar film Gundala. Termasuk kelurusan hati tentang para pemeran apalagi kostum yang mereka kenakan:

  1. Diadaptasi daripada komik super jadul tahun 60-an
Sesuai yang telah dijelaskan sebelumnya, film ini digarap berdasarkan komik “Gundala Putra Petir” yang dirilis pertama kali tahun 60-an. Dan kabarnya, film Gundala 2019 ini adalah karya terbaru yang dirilis 50 tahun pasca komik pertama diterbitkan. Gundala mengisahkan perjalanan hidup Sancaka, seorang insinyur yang secara mencengangkan memperoleh kekuatan super sehabis terkena sambaran petir.
  1. Karakter super hero khas Indonesia
Jika kamu belum move-on dari film Avengers: Endgame atau Spiderman, barangkali film Gundala bukan genre film super hero yang kamu cari. Karena Joko Anwar, tidak berusaha menciptakan film dengan format teruk hero khas Hollywood. Kepribadian super hero yang disajikan dalam film Gundala adalah karakter super hero utama tanah air yang benar-benar mengangkat nilai-nilai kearifan provinsial. Film ini berusaha sebaik mungkin menggambarkan perjalanan muncul orang biasa yang kemudian berubah menjadi pahlawan tertinggi penindak kejahatan. Tujuan yang utama digarapnya film ini tidak hanya mengobati kerinduan fans akan komik Gundala Putra Petir, tapi turut menjemput generasi bangsa untuk keji bertindak dan bersikap adil.
  1. Diperankan oleh aktor dan aktris ternama
Joko Anwar sebelumnya merahasiakan nama-nama pemeran tokoh film Gundala terutama pemeran tokoh terpenting. Namun belakangan ini tersua jika pemeran utama pada film Gundala adalah pelaku Abimana Aryasatya. Sedangkan karakter Merpati akan diperankan sama Tara Basro. Pada mulanya, Abimana menolak peran Gundala yang ditawarkan Joko Anwar padanya karena masih mempunyai proyek film lain yang belum tuntas. Tapi, berkat kegigihan Joko Anwar yang mau menunggu, pada kesudahannya peran Gundala tetap bakal dimainkan oleh Abimana.
  1. Perubahan seragam Gundala
Kostum Gundala pada film dulu tentunya sangat berbeda secara kostumnya yang sekarang. Kalau sebelumnya, kostum Gundala tampak sangat klasik maka kini sengaja dibuat lebih segar. Joko Anwar berpendapat kalau sudah sewajarnya, kostum Gundala dibuat nyaman dan realistis. Sehingga pemeran bisa memakai dan melepaskan kostum dengan mudah saat dibutuhkan dalam pengambilan gambar. Dalam kostum Gundala, kita akan mengamati beberapa detail unik dikategorikan pemakaian masker, goggles terutama kuping bersayap. Penjelasan tentang penambahan detail tersebut hendak dijelaskan secara mendetail tepat dari filmnya.
  1. Tulis skenario pada kuburan dan museum
Selaku sutradara, Joko Anwar pun ikut juga dalam proses penggarapan sketsa film Gundala. Dan walakin telah mengerjakan banyak pesanan film termasuk film Pengabdi Setan dan Rumah Dara yang berhasil populer terlintas mancanegara. Joko mengakui jika proses penulisan skenario dari film Gundala adalah prosedur yang paling sulit dan melelahkan. Bahkan untuk mampu fokus menulis skenario, Joko harus pergi ke tempat yang sangat tenang serta sunyi seperti kuburan dan museum. Beruntungnya, skenario film Gundala berhasil diselesaikannya sepanjang 4 bulan.
  1. Special effect yang super keren
Seperti penjelasan sebelumnya, film Gundala bukanlah jenis film super hero yang dirilis dan dijalankan oleh DC atau Marvel. Jadi point effect yang berada pada dalamnya tidak akan sebaik dan sekeren film garapan Hollywood. Meskipun begitu, film Gundala tetap menggunakan special effect untuk menunjang jalannya cerita tapi penggunaannya bukan sedramatis film super hero Hollywood. Dan melalui jalan ceritanya, Joko Anwar yakin jika film super hero khas Indonesia ini akan layak bersanding dengan film super hero lainnya.
  1. Termasuk di genre ‘Dark Movie’
Meskipun disebut-sebut serupa film super hero, film Gundala bukan berarti membawa tema yang ceria. Telanjurkan film ini mengangkat point dark yang sangat kental, terbukti dari banyaknya putaran perkelahian dan unsur action lainnya. Walau banyak menyediakan adegan action, film tersebut masih bisa dinikmati sambil semua penonton termasuk mereka yang suka nonton film ringan.
  1. Teori semesta Gundala
Lebih lanjut lagi Joko Anwar mengungkapkan bila film garapannya ini bukan serta merta akan hidup sendiri. Melainkan akan hadir semesta Gundala, pada akhirnya karakter super hero yang diperkenalkan bukan hanya Gundala saja, tapi ada pula karakter hero lainnya. Secara demikian, diharapkan para fans bisa mempelajari tentang beberapa toko super hero tertentu Indonesia, termasuk Godam, Aquanus dan Maza. Karakter superhero ini pertama kali hadir dalam adaptasi komik Patriot yang diterbitkan pada tahun 1996. Menonton film bertema super hero sebenarnya tidak hal yang baru lagi bagi penggemar film zona air. Mengingat, beberapa tahun belakangan ini Hollywood banyak menghadirkan film genre tertinggi hero mulai dari Spiderman, Iron Man bahkan Avengers yang menghadirkan banyak tokoh super hero dalam satu film. Tidak mau kalah dengan Hollywood, Indonesia pun memiliki beberapa tokoh super johan yang gaungnya bahkan sudah biasa dimulai mulai tahun 60-an yang populer dalam komik Gundala Putra Petir. Kamu yang gemar menonton film super hero, maka jangan lewatkan film super hero khas karya anak bangsa yakni Joko Anwar yang katanya akan segera dirilis Agustus 2019. Sebagai referensi informasi bagi yang belum tau tentang tokoh super johan Indonesia, simak kembali keaslian menarik tentang film Gundala dan sejarah asal usulnya di atas.   Deskripsi : Penggemar film super hero Marvel? Eitts… jangan khilaf, karena rupanya Indonesia pula punya sosok super johan yaitu film Gundala yang akan tayang tahun itu!  



Categories

Uncategorized